Tampilkan postingan dengan label atom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atom. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2013

Ikatan Kimia

Ikatan kimia adalah gaya yang menahan atom dalam molekul.
Kaidah octet merupakan teori dasar ikatan kimia, stabil pada 8 elektron pada kulit terluar (gas mulia).
Ikatan  kimia terbagi menjadi :
a.       Ikatan Atom :
1.       Ikatan Ion (heteropolar)
2.       Ikatan kovalen (homopolar)
3.       Ikatan kovalen koordinasi (semipolar)
4.       Ikatan logam

b.      Ikatan molekul :
1.       Ikatan hydrogen
2.       Ikatan van der waals
Ion terbentuk apabila 1 elektron atau lebih dialihkan dari kulit valensi atom ke 1 kulit valensi yang lain.
Sifat-sifat ikatan ion :
-          Bersifat polar sehingga larut dalam pelarut polar
-          Memiliki titik leleh yang tinggi
-          Baik larutan maupun lelehannya bersifat elektrolit
Ikatan kovalen -> penggunaan bersama 2 elektron atau lebih. Atom-atom yang membentuk ikatan saling menyumbangkan electron untuk dipakai bersama-sama membentuk suatu ikatan.
Ikatan kovalen dibagi :
1.       Ikatan kovalen polar : atom-atom pembentuknya mempunyai gaya tarik yang tidak sama terhadap electron pasangan persekutuannya. Akibatnya terjadi pemisahan kutub positif dan negative.
2.       Ikatan kovalen nonpolar : titik muatan negative electron persekutuan berimpit karena beda keelektronegatifannya yang kecil atau tidak ada.
Ikatan kovalen koordinasi -> terjadi pasangan electron bersama yang dipakai kedua atom disumbangkan oleh salah 1 atom saja. Atom yang lain hanya berfungsi sebagai penerima electron berpasangan saja.
Syarat Ikatan kovalen koordinasi :
-          Salah 1 atom memiliki pasangan electron bebas
-          Atom yang lainnya memiliki orbital kosong
Ikatan logam -> electron bergerak bebas maka sifat logam mudah menghantarkan listrik.
Ikatan hydrogen -> Terjadi pada ikatan antara atom H dengan atom N, O, dan F yang memiliki pasangan atom bebas. Semakin besar keelektronegatifannya maka titik didihnya semakin besar. Kecuali pada H2O yang memiliki titik didih paling besar.
Ikatan Van der Waals -> merujuk pada gaya-gaya yang timbul dari polarisasi molekul menjadi dipol seketika.